Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Motekap

Cara Membuat Roti dari Tepung Motekap (Mocaf)

Resep Roti dari Tepung Motekap (Mocaf) Baha n: (50% Mocaf + 50% Terigu) 500 gram tepung Motekap. + 500 gram Tepung Terigu Protein Tinggi 2 ons gula. 2 ons blue band. 2 sendok makan susu bubuk 2 sendok teh fermipan (yeast/ragi) garam secukupnya 600 cc air CARA MEMBUAT ROTI MOCAF: 1. semua bahan diaduk menjadi satu dengan mixer 2. setelah kalis diberi air sedikit demi sedikit sampai tercampur semua 3. dibentuk menurut model yang diinginkan dan diberi mises, cokelat, selai, dll 4. dioven sampai matang 5. Roti siap dihidangkan

Mocaf Flour Good For Health

Motekap (Mocaf) flour is gluten free Gluten is a protein found in wheat, and other grains, which can cause irritation in the intestinal lining and causes allergic reactions in many people. Moreover, wheat flour is high in digestible carbohydrates which may be a deterrent to people looking to lose weight. Mocaf Recipes:

Drying Technology (Drying Machine) for Mocaf

Drying Machine for Mocaf (Modified Cassava Flour) Processing Teknologi Pengeringan (Mesin Pengering) untuk pengeringan cassava /onggok dan chips mocaf 1. Mesin Pengering Kapasitas 500 kg per hari Drying machine capacity 500 kg per day 2. Mesin Pengering Kapasitas 1000 kg per hari Drying machine capacity 1000 kg per day 3. Mesin Pengering Kapasitas 1000 kg per Jam Drying machine capacity 1000 kg per hour Catatan Rhino

About Mocaf (Modified Cassava Flour)

MOCAF (Modified Cassava Flour) or Motekap , is a new innovation Flour, made from cassava with lactic acid fermentation process, according to the standard ( SNI 7622:2011 ) established by the National Standardization Agency of Indonesia (download SNI Mocaf here..... ) Mocaf Flour characteristics almost the same as wheat flour (preferably white, aroma, and flavor equivalent), so mocaf can be a substitute ingredient in the manufacture of food products based on wheat flour and rice flour. Advantages mocaf flour; good for health, easily digested because of the fermentation, are safe for the children with autism, diabetes, digestive disorders, and allergies because it is free Glutein; Mocaf flour has a high calcium, high fiber (the highest of all the flour), low fat, contains scopoletin which may inhibit cancer cell proliferation. The process of making mocaf flour, natural biological (organic) without any chemicals (no preservatives and dyes) and processed hygienically. How to make M...

New Flour of Gluten Free without added chemicals

We would like to introduce new flour, was modiffied from cassava flour ( Mocaf). Mocaf or Motekap (Modifikasi Tepung Ketela Pohon) New Flavors of Gluten Free, and without added chemicals that we won't use. This flour can be made ​​brownies, nastar, castengel, noodles etc For order Motekap (Mocaf) , and request a demo making cakes, Please contact our distributor: 621- 7650467

Demo Membuat Kue dari Tepung Motekap (Mocaf)

Sosialisasi Tepung Motekap (Mocaf) Dalam rangka sosialisasi tepung Motekap (mocaf), saya dan teman-teman memperkenalkan tepung motekap kepada masyarakat dengan cara ‘road show’ dan demo masak membuat kue dan makanan menggunakan tepung motekap atau mocaf. Demo masak membuat kue di adakan oleh ibu-ibu. Dan kami yang menyediakan tepung mocafnya. Tanggapan dan hasilnya sungguh sangat luar biasa, pada saat kue dan makanan itu tersaji, langsung ‘disikat habis oleh ibu-ibu’ dan tepung motekap (mocaf) yang kami bawa langsung habis dibeli. Dan yang kehabisan langsung memesan kepada kami tepung motekap untuk dikirim ke rumahnya. Setelah di perkenalan tepung motekap, membuat kue dan makan dan mencicipi sendiri hasil olahan nya ternyata ibu-ibu dan masyarakat sangat menyukai tepung motekap (mocaf) karena selain harga nya murah juga menyehatkan dan rasanya yang lezat. Mengenal Motekap (Mocaf) Apa itu Motekap ? Motekap adalah singkatan dari Modifikasi Tepung Ketela Pohon. atau dalam bahas ingg...

Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Memproduksi tepung MOTEKAP

Masalah utama bangsa Indonesia saat ini Bangsa kita yang mayoritas agraris/ nelayan, tahun ini import pangan Rp.50 triliun/tahun (Kompas 24/08/2009) dan cenderung naik tiap tahunnya seirama dengan pertumbuhan penduduk. Jenis bahan pangan yang diimport terutama terigu dari daratan Amerika. Menurut Rektor Unika Atmajaya, saat ini lebih dari satu juta sarjana S-1 tidak tertampung di lapangan kerja dan tiap tahun akan meningkat. Dipedesaan, sarjana/calon sarjana semakin hari semakin membeludak dan mayoritas tak mau tinggal di desa karena penghasilannya rendah. Pada umumnya, hasil riset para peneliti terhenti sebagai laporan dan disimpan di rak buku. Sesungguhnya tenaga dan waktu para tenaga peneliti (terutama para pensiunan), sangat memungkinkan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) di pedesaan guna menjawab/menyelesaikan permasalahan di atas. Tentunya, bilamana mereka paham permasalahan yang ada dan mendapat dukungan pendanaan. Sebagaimana kita ketahui,...