Saturday, December 10, 2016

Kisah Semangat & Perjuangan Wang Deshun 80 thn


Namanya Wang Deshun. Pria asal Tiongkok ini baru mulai belajar bahasa Inggris di usia 44 tahun. Lalu usia 49 tahun, ia mulai belajar drama ke Beijing. Di usia 50 tahun, ia belajar fitness, dan di usia 65 tahun Wang Deshun belajar naik kuda.

Pada usia 70 tahun, Wang Deshun menjadi seorang body builder dan belajar naik sepeda motor. Baru di usia 79 tahun, Wang Deshun menjadi model. Pada 25 Maret 2015, penampilan Wang Deshun di panggung fashion show menyedot perhatian media massa. Sejak saat itulah Wang Deshun menjadi sangat terkenal.

Kisah perjuangan Wang Deshun kembali membuktikan bahwa usia bukanlah alasan untuk berhenti belajar, berhenti berprestasi atau berhenti mengejar impian. Sikap adalah segalanya. Sikap kita terhadap hidup ini akan menentukan masa depan dan prestasi kita. Tidak ada kata terlambat untuk memulai perjuangan & meraih mimpi besar. Di mana ada kemauan, keberanian, & usaha, pasti ada kesempatan untuk mewujudkan impian.

Mari singsingkan lengan baju. Jangan hanya berpangku tangan. Bangkitlah dan terus melangkah!


Di saat semua lansia menghabiskan sisa hidupnya di kampung atau panti jompo, tidak demikian dengan Wang Deshun. Pria paruh baya ini justru menjadi model di usia 79 tahun.

Seperti dimuat Globaltimes, Sabtu (13/8/2016), Wang memang bukan orang baru di dunia seni. Dia telah memulai karirnya sebagai aktor panggung di Teater Changchun ketika berusia 24 tahun. Namun, karena industri hiburan terus berkembang dan teater secara bertahap kehilangan popularitasnya, pada usia 49 tahun, dia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Beijing.

Namun, kehidupan di Beijing begitu sulit. Dia tidak dapat menemukan pekerjaan sebagai aktor tradisional, Wang pun mulai mengembangkan bentuk unik seni yaitu silent performance art.

"Saya bekerja selama empat jam sehari. Butuh tiga tahun untuk membuat tubuh saya terlihat seperti patung," kata Wang dalam sebuah wawancara dengan Yangtze Evening Post.

Selama 1980-an dan awal 1990-an, ia terus membangun citranya di Beijing hingga ke mancanegara. Sambil menyelam minum air, Wang juga memperlihatkan hasil lukisannya di hadapan publik sambil berdiri diam selama berjam-jam.

Program pertama yang ia ciptakan adalah "The Snake dan Farmer", sebuah cerita tentang bagaimana seorang petani membawa ular kembali ke kehidupannya. Namun akhirnya si petani tersebut justru mendapatkan gigitan ular. Dia memainkan kedua peran tersebut, petani dan ular.

"Untuk melakukannya (peran), saya harus berlatih seperti ular dan mati. Dan untuk melakukannya butuh kemampuan fisik tertentu," katanya.

Fakta dia sudah tua mungkin benar, namun di usia 50 tahun, Wang malah bertekad untuk memulai gym--meskipun dia sangat suka berenang. Perlahan tapi pasti, kerja keras Wang mulai dilirik pecinta seni.


No comments:

Post a Comment